Minggu, 03 September 2017

DI HARI RAYA KURBAN 1438 H SISWA SDIT AL MU'MIN LOMBA MEMASAK SATE

Hari Raya Idul Adha 1438 H sudah berlalu beberapa hari lalu, biasanya dua minggu sebelumnya di Jakarta ditandai dengan banyknya kandang-kandang kambing di tepi jalan yang menjual kambing atapun sapi kurban.

Di sebuah SD swasta di Jakarta Utara, tepatnya di kawasan Kelapa Gading juga digelar penyembelihan hewan kurban dan infaq kurban.

Pemotongan Kambing Kurban


Pembakaran sate praktis



Sebuah sekolah di dalam komplek Al Mu’min Centre, yaitu SDIT Al Mu’min pada tanggal 11 Zulhijjah 1438 H, menggelar acara penyembelihan hewan kurban dan infaq kurban. Ada hal unik yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya di acara ini.

“Tahun ini sekolah kami selain menyelenggarakan kegiatan kurban juga ada perlombaan Membuat Sate antar kelas, dan tujuan dari perlombaan ini adalah agar siswa bisa memasak daging kurban dengan baik, tidak hanya makan saja tetapi harus bisa memasaknya” Ujar Bu Sam’ah selaku ketua panitia.

Penjurian




Orang tua murid dan FSOG (Forum Silaturahim Orang Tua dan Guru) sangat mendukung dengan adanya kegiatan ini, dikarenakan ini termasuk sesuatu yang unik yang bisa membuat siswa lebih mandiri, dan menambah pengetahuan dalam memasak sate yang merupakan kuliner Indonesia yang sudah mendunia.

Santai selepas penyembelihan kurban dan lomba memasak sate


“Awalnya saya masih bingung matengnya sate seperti apa, dan gosongnya sate seperti apa, tapi lama lama sate di kelas kami empuk dan enak” Ucap Livana Djusmaniar salah satu siswa dengan lugunya.


Acara terbilang sukses, dan hadiah juara akan diumumkan hari Selasa ba’da sholat dhuhur. Cn

Kamis, 08 Juni 2017

PRESTASI SISWA SDIT AL MU'MIN KEMBALI MELEJIT

Bulan ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Berkah ramadhan dirasakan oleh semua orang, baik muslim maupun non muslim, baik di kota maupun di desa, baik di gunung maupun di laut. 

Baru tadi pagi SDIT AL MU'MIN Kelapa Gading menerima keberkahan ramadhan juga, yaitu dua orang siswa kembali mengharumkan nama baik sekolah, yaitu memborong piala, dalam rangka Lomba Ramadhan Ceria yang diadakan kerjasama antara KWARRAN GERAKAN PRAMUKA KELAPA GADING DAN KELOMPOK KERJA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (KKG-PAI KELAPA GADING).

Piala Prestasi Siswa/i SDIT AL MU'MIN

Rombongan Kontingen SDIT AL MU'MIN

SPANDUK LOMBA


Piala

Ismail Juara II Lomba Kaigrafi

Walaupun acara diadakan di bulan ramadhan, dimana peserta dan panitia dalam keadaan puasa, tetapi acara berlangsung dengan lancar, meriah, ceria dan khidmad. Ada beberapa lomba yang digelar yaitu, Lomba Kaligrafi Asmaul Husna, MTQ, Pidato dan Lomba Adzan. Ketika diwawancara, salah satu juri mengatakan bahwa anak-anak semua sangat semangat dalam mengikuti lomba.

Kali ini presetasi SDIT AL MU'MIN kembali melejit, dari empat kontingen yaitu (Ismail, M. Faros, Afrah dan M Wafi) kami memborong piala untuk Ismail Juara II Lomba Kaligrafi Asmaul Husna, Afrah Juara II Lomba Pidato.

Saat ini di SDIT Al Mu'min sedang membuka pendaftaran siswa baru dan pindahan, dan untuk kelas 1 dibuka 2 kelas. Cn

Jumat, 05 Mei 2017

SISWA SDIT AL MU'MIN ANTUSIAS MENGIKUTI MABIT

Tak terasa bulan ramadhan yang kita nanti-nantikan semakin dekat saja, tinggal hitungan hari, dimana mana sudah mulai beredar spanduk "Marhaban Yaa Ramadhan". Bahkan pengurus masjid sudah mulai membuat jadwal Imam tarawih dan Penceramah tarawih.


Hari ini, di sebuah sekolah di Jakarta Utara yaitu di SDIT AL MU'MIN Kelapa Gading sedang digelar MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa) 5-6 Mei 2017 untuk siswa kelas V dan VI. 

"Program MABIT kali ini adalah memperdalam hafalan Al Qur'an siswa kelas 5 dan 6, mengejar hafalan yang tertinggal dan menambah hafalah satu lembar Al Qur'an" dikatakan Bapak Imam Wahyudi, S.Si dalam sambutan pembukaannya.

Antusiasme siswa dalam mengikuti acara ini sangatlah besar sekali, ketika salah satu peserta ditanya bagaimana komentarnya tentang acara ini, Alfahriyudha menjawab "Saya senang sekali Pak, dengan adanya acara ini hafalan saya jadi bertambah dan saya berharap acara seperti ini bisa diadakan sesering mungkin soalnya saya bercita cita menjadi penghafal Al Qur'an".

"Acara MABIT ini diprogramkan dalam setahun untuk kelas VI 3 kali, Kelas V 1 kali sedangkan untuk kelas I s. d IV diadakan ketika acara Muqoyyam Al Qur'an di Puncak Bogor dalam waktu dekat dan tujuan acara ini adalah siswa bisa menghafal Al Qur'an secara Mut'in (hafal diluar kepala/sangat hafal)" tambah Pak Imam selaku Kepala SDIT AL MU'MIN Kelapa Gading.

Tidak hanya itu malam ini juga ada Qiyamul Lail berjamaah.(Cn)


Selasa, 25 April 2017

Tim Monitoring Pengawas Agama Islam Kementerian Agama Jakarta Utara tiba tiba hadir di SDIT Al Mu’min



     Era Globalisasi sedang kita hadapi, mudahnya akses internet, baik melalui quota provider, maupun Wifi, budaya dunia masuk ke Indonesia bahkan ke dalam kamar rumah kita dengan bebasnya. Timbul kekhawatiran orang tua bagaimana cara agar anak bisa menyaring mana budaya yang baik, mana budaya yang tidak baik.

     Salah satu alat untuk menyaring budaya asing adalah melalui pendidikan agama yang baik.

Tepatnya di Hari Selasa, 25 April 2017 pada saat USMBD SDIT AL MU’MIN berlangsung tiba-tiba didatangi Ketua Pokjawas Bapak H. Dadi Suryadi dan rombongan yang merupakan Tim Monitoring Pendidikan Kemenag Jakarta Utara.


     Tujuan dari monitoring ini adalah untuk mengetahui jalannya USBN PAI di SD Negeri dan Swasta. “Alhamdulillah pelaksanaan USMBD khususnya PAI dan PKn di SDIT AL MU’MIN berjalan tertib dan lancar tidak kurang suatu apa”, dikatakan oleh Bapak H. Dadi Suryadi di sela-sela kunjungannya ke SDIT AL MU’MIN.

     “Saya sangat senang sekali dikunjungi oleh pejabat pemerintah, malah bisa membuat semangat saya dalam mengerjakan soal USMBD”, Ujar, Akeyla salah satu siswa yang saat ini duduk di Kelas VI SDIT Al Mu’min Kelapa Gading.Cn.


Selasa, 21 Maret 2017

VANYA BERCITA-CITA BISA MEMBERIKAN MAHKOTA DI SYURGA KEPADA AYAH DAN IBUNDANYA


Mendidik anak sholeh atau sholelah adalah salah satu tujuan dari Orang Tua menyekolahkan anaknya. Di tengah hiruk pikuknya Kota Jakarta, ada sebuah sekolah yang mempunyai program unggulan yaitu Tasmi’ Al Qur’an. Sekolah itu bernama SDIT AL MU’MIN Kelapa Gading. Tasmi’ Al Qur’an adalah memperdengarkan Bacaan Al Qur’an dari penghafal Al Qur’an dan menyimaknya bersama-sama di suatu acara umum.

Di Tasmi’ Al Qur’an Juz 30 ini ada beberapa gelombang, yaitu gelombang pertama terdiri dari Nur Azizah, Qurrotu’aini, Ervina, Khairani Subono, Fatih Rahman Hermawan, Sarah Fadly Basri, Sahlaa Inayah, Ahmad Zainullah, Alfahri yudha Muqorrobin, Ardelia Fidela Abida, Fahmi Syurkani, Ersya Nabila, Livana Djusmaniar, Muhammad Al Fatih dan Naufal Nawwaf Haedar.


Untuk tanggal 22 Maret 2017 yang tampil adalah peserta tasmi Livana Dzusmaniar merupakan putri kedua dari Ibu Agnes DK dan Bapak Nur Rakmad. Saat ini Vanya duduk di kelas V SDIT Al Mu’min Kelapa Gading, mempunyai hobi jalan-jalan, makan nasi padang, dan cita-cita menjadi desainer yang hafal Al Qur’an 30 Juz.

Selain mempunyai cita cita yang tinggi, Livana Djusmaniar yang akrab dipanggil Vanya berpendapat bahwa Al Qur’an adalah sebuah Kitab Suci Orang Muslim yang membuat hati adem, enak dibaca dan gampang dihafalkan. Ketika ditanya apa alasan Vanya menghafalkan Al Qur’an, jawabannya sungguh luar biasa. “Aku ingin menjadi penghafal Al Qur’an dan ingin memberikan Mahkota kepada orangtuaku di syurga nanti”

Sepulang sekolah Vanya tidak banyak bermain selayaknya anak-anak lainnya, setiap sore selama 1 jam Vanya ditemani ibunya selalu membaca dan menghafalkan Al Qur’an yang disimak oleh ibundanya. “Yang biasa menemani saya menghafal Al Qur’an adalah Mam, tapi kalau papa sedang tidak berlayar, papa juga menemani saya”, ujarnya dengan bahasa anak-anak.

Vanya yang merupakan keturunan dari Padang, Jawa dan Makasar sangat senang sekali menempuh pendidikan di SDIT Al Mu’min Kelapa Gading dengan guru yang baik, ramah dan gedung yang bagus.


Vanya berharap teman-temannya juga bisa mengikuti jejaknya Menghafal Al Qur’an dengan sungguh-sungguh dan bisa mengikuti acara Tasmi’ di sekolah yang disiarkan langsung di Facebook Sekolah https://www.facebook.com/sdit.almukminkelapagading. Cn

Jumat, 17 Februari 2017

“SUPERCAMP” SDIT AL MU’MIN PROGRAM PENDIDIKAN MENTAL YANG ISLAMI

“SUPERCAMP” SDIT AL MU’MIN PROGRAM PENDIDIKAN MENTAL YANG ISLAMI

www.sditalmukmin.blogspot.co.id
Setiap Orang Tua siswa menginginkan putra-putrinya menjadi anak yang sholeh, mandiri dan bahkan mempunyai anak yang smart. Untuk memenuhi kebutuhan orang tua tersebut, setiap sekolah membuat berbagai program untuk itu.

Sebuah sekolah di Kelapa Gading SDIT AL MU’MIN KELAPA GADING membuat program bernama supercamp, yaitu sebuah Kegiatan Belajar dan Mengajar yang di luar kelas dikombinasikan dengan kepramukaan dan religi. Supercamp di sekolah tersebut sangat unik dan selalu ditunggu-tunggu oleh peserta didik, karena selain materinya asyik, dan para mentornya pun juga baik dan bersahabat dengan anak-anak.







Supercamp yang diadakan di Taman Wisata Herbal Insani Depok ini mengajarkan peserta bagaimana bertahan hidup di alam, bekerja sama dengan orang lain, saling berbagi, menanamkan sikap peduli lingkungan dan membiasakan hidup mandiri.
Tema yang diambil panitia supercamp SDIT AL MU’MIN 2017 adalah “Dengan Supercamp menjadikan manusia yang berakhlakul karimah dan bisa mengurus diri sendiri”. Beberapa materi unik diajarkan diberikan diantaranya, tentang bagaimana cara mencuci piring, mencuci baju, menyapu, mengepel lantai, menyetrika, memasang kancing baju, membuat kopi yang enak, membuat prakarya dari barang bekas, mengepak pakaian ke dalam tas, menggoreng telor yang benar, dll.

“Meski kondisi hujan, tetapi siswa kami mampu qiyamul lail berjamaah selama kurang lebih satu jam” ujar Imam Wahyudi, S.Si selaku kepala sekolah.
“Dalam setiap acara selalu kami selipkan hiburan yang membuat anak termotivasi untuk semangat dalam mengikuti supercamp, dalam hal ini kami memberikan permainan naik rakit di kolam ikan yang telah di sediakan pihak Taman Wisata Herbal Insani, dan anak-anak sangat senang, apalagi sebagian besar mereka  memilih menceburkan diri ke kolam dan mencari ikan” dikatakan oleh Zulfikar, S.Pd selaku Sie Acara.


Bani Fadilah, S.Pd.I selaku Ketua Panitia Supercamp menyebutkan bahwa Supercamp yang diadakan pada 16-17 Februari 2017 ini rutin digelar setiap tahun dengan tujuan untuk merefresh agar keesokan harinya siswa bisa belajar dengan lebih semangat. (red Yeyen/Chandra)

PAPAN INFORMASI TERKINI